Zarco mengaku alasannya berusaha tampil baik Bersama Reale Avintia di musim ioni karena ia ingin pamer kepada Ducati. Ia ingin pamer kemampuan agar Ducati mau menaruhnya di tim Ducati yang lain, baik itu di Pramac atau tim pabrikannya pada musim depan.
Sebab Zarco sangat ingin mengendarai motor Desmosedici yang lebih baik pada balapan MotoGP 2021. Seperti yang diketahui, Bersama Reale Avintia Zarco hanya dapat mengendarai motor Ducati musim lalu, yakni Desmosedici GP19.
Jadi, menolak melakukan banding dan mengawali balapan dari pit lane bukanlah sesuatu yang dianggap Zarco adalah hal yang menakutkan. Baginya semua hukuman itu takkan membuat kariernya hancur seketika.
“Target saya (di MotoGP 2020) adalah tetap bersama Ducati dan mendapatkan motor terbaik. Itu bukanlah rencana bermain untuk kejuaraan musim ini, jadi memulai dari pit lane pada balapan akhir pekan ini bukanlah akhir dari dunia,” terang Zarco, mengutip dari Crash, Minggu (23/8/2020).
(Mochamad Rezhatama Herdanu)