Peran tim medis yang menangani cedera Marquez pun turut mendapat sorotan akibat insiden itu. Chicho sendiri menilai bahwa dalam kasus izin yang diberikan kepada Marquez untuk menjalani balapan, dokter berada di bawah tekanan.
Sejatinya, tim medis ingin meminta Marquez untuk mengikuti waktu pemulihan yang ditetapkan. Tetapi, situasi yang dihadapi menjadi berbeda karena Marquez tengah berlomba. Meski begitu, insiden yang kembali dialami Marquez hingga melukainya kembali itu akan membuat tim medis lebih berhati-hati dalam memberi izin.
“Dokter adalah orang yang berada di bawah tekanan. Dalam situasi normal mereka akan mengikuti waktu pemulihan yang ditetapkan,” ujar Marquez, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Kamis (13/8/2020).
“Tapi, ini MotoGP. Jika kepulangan Marquez berjalan lancar, tidak ada yang akan menanyai para dokter. Situasi di Marquez ini akan menjadi preseden, sekarang para dokter akan lebih berhati-hati ketika mereka membiarkan pembalap MotoGP berlomba,” tukasnya.
(Ramdani Bur)