Maka dari itu, ia sangat berterima kasih kepada Yamah dan timnya yang telah membantu selama proses pengembangan. Menurutnya, orang-orang di Yamaha telah bekerja keras untuk bisa menciptakan motor balap yang hebat.
“Saya mencoba untuk start dengan baik dan kemudian membawa sepeda motor ke garis finish. Di tengah balapan, saya melihat Brad semakin dekat dengan sangat cepat. Saya tahu dia memiliki ban medium,” ujar Morbidelli, seperti dilansir dari Speedweek, Senin (10/8/2020).
“Jadi, saya hanya berusaha untuk tidak terlalu peduli dan hanya membawa motornya ke garis finis. Pada akhirnya adalah podium ini dan saya sangat berterima kasih,” sambung pembalap 25 tahun itu.
“Saya harus berterima kasih kepada Yamaha dan Petronas SRT. Mereka melakukan pekerjaan dengan bagus, tidak hanya du akhir pekan ini tetapi secara umum. Terima kasih untuk orang-orang saya di rumah. Sekarang kita bisa santai sedikit, tapi kemudian kita pergi ke Austria," tandas Morbidelli.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)