JEREZ – Pembalap Tim Aprilia Gresini, Aleix Espargaro, mengomentari penampilannya di dua seri awal MotoGP 2020. Mengalami nasib apes, Aleix mengaku bahwa kondisi seperti ini sebelumnya tak pernah dialaminya selama berkarier di MotoGP.
Aleix Espargaro memang harus menelan pil pahit di dua seri awal MotoGP 2020. Ia gagal menyelesaikan perlombaan hingga garis finis di MotoGP Spanyol 2020 dan MotoGP Andalusia 2020.
Hal itu terjadi karena Aleix mengalami insiden hingga menyebabkannya terjatuh saat mentas di Sirkuit Jerez, Spanyol, di dua balapan berturut-turut itu. Tentu saja, hasil ini sangat disayangkan pembalap asal Spanyol itu.
BACA JUGA: Quartararo dan Vinales Tampil Apik, Jarvis Makin Optimis Tatap MotoGP 2020
Aleix bahkan mengaku sangat kecewa. Usai semua perlombaan rampung digelar, kakak kandung dari Pol Espargaro itu pun menyampaikan permintaan maaf kepada pembalap yang harus terlibat insiden dengannya.
Sebab, akibat tindakannya, pembalap tersebut harus mengalami nasib buruk dengan sama sepertinya yang tak bisa menyelesaikan balapan tersebut. Aleix sendiri mengaku tak menyangka bisa menelan pil pahit tersebut di dua balapan beruntun MotoGP 2020.
Sebab, ia mengatakan bahwa kinerja motornya tengah menunjukkan hal yang positif. Hal itu terbukti dari kemampuannya melewati pembalap-pembalap top, seperti duo Ducati, yakni Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci.
“Saya sangat kecewa. Saya minta maaf untuk tim yang saya tabrak. Saya tidak pernah mengalami kecelakaan dalam dua balapan berturut-turut dalam karier MotoGP saya,” ujar Aleix, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Jumat (31/7/2020).
“Saya memulai dengan baik. Tetapi untuk mengimbangi Ducati dan Suzuki, saya harus melampaui batas. Saya berhasil melewati Dovizioso dan Petrucci sekali,” lanjutnya.
“Tetapi, mereka melewati saya lagi. Jika treknya licin, jatuh akan terjadi dengan cepat. Sayangnya, roda depan telah hilang. Tentu saja, memulai musim dengan dua kegagalan adalah tidak ideal,” tukas Aleix.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)