LESMO – Balapan pembuka MotoGP 2020 kini tinggal menghitung beberapa hari lagi. Setiap pembalap, termasuk Valentino Rossi sudah bersiap-soap untuk menyambut balapan perdana MotoGP 2020 tersebut, yang mana akan berlangsung di Sirkuit Jerez, Spanyol pada Minggu 19 Juli 2020.
Meski mengaku sangat antusias menyambut balapan perdana itu, ternyata Rossi juga memiliki sedikit kekhawatiran. Ia takut kecepatannya saat balapan tak bagus alias mengalami penurunan karena mulai jarangnya ia balapan.
Sebab Rossi sangat yakin hampir absennya ia selama kurang tiga bulan dari balapan pasti akan sedikit memberikan pengaruh terhadap cara berkendarannya nanti. Namun, tentunya Rossi pun berharap ia langsung menemukan ritme balapannya lagi agar tidak mengalami penurunan performa ketika balapan nanti.
Baca Juga: Gibernau Ungkap Cara Kotor Rossi untuk Jadi Juara Dunia MotoGP
“Itu semua akan menjadi hal yang sangat baru, karena tak pernah ada kejadian seperti ini, di mana kami tidak memakai motor kami dengan waktu yang cukup lama," jelas Rossi, mengutip dari Tuttomotoriweb, Selasa (7/7/2020).
"Akan tetapi, biasanya ketika Anda mulai mencoba mengendarai motor lagi dari tes pertama, maka Anda memiliki ketakutan, terutama saya pribadi, bahwa tidak bisa mencapai kecepatan seperti tahun sebelumnya,” tambah rekan setim Maverick Vinales itu.
Rossi sendiri sebenarnya sudah berlatih beberapa kali dengan motocross miliknya di Ranch VR46 miliknya. Ia baru bisa latihan balapan usai peraturan lockdown sudah dicabut di beberapa negara Eropa pada beberapa pekan yang lalu.
Akan tetapi, bagi Valentino Rossi latihan yang dilakukannya tetap berbeda karena ia tak menggunakan YZR-M1. Masih belum bisa berlatih dengan kuda besi milik Yamaha itu sedikit membuat Rossi khawatir dengan hasil MotoGP 2020 nanti.
Rossi merasa khawatir tak bisa memberikan hasil yang terbaik karena sudah sangat lama absen dari balapan. Namun, pembalap Monster Energy Yamaha tersebut mengaku bakal berlatih sebanyak mungkin sebelum balapan MotoGP 2020 dimulai.
Hal itu dikarenakan ia tak mau mengecewakan banyak pihak. Apalagi Rossi mengaku selalu khawatir dirinya melaju dengan sangat lambat setiap kali melakukan tes pramusim usai berlibur panjang.
Liburan musim dingin saja yang tak berlangsung lama dapat membuat Rossi khawatir, apalagi wabah virus corona yang membuat dirinya tak bisa berlatih dengan YZR-M1 selama hampir tiga bulan lamanya.
(Ramdani Bur)