SPIELBERG – Kepala Tim Mercedes AMG Petronas, Toto Wolff, menyatakan pembalapnya, Valtteri Bottas, hampir tidak bisa menyelesaikan balapan Formula One (F1) GP Austria 2020, karena masalah pada gearbox. Masalah pada gearbox disebutnya bisa membunuh peluang Bottas seketika.
Bottas sangat mendominasi sejak hari pertama hingga kualifikasi F1 GP Austria 2020. Penampilan apik pada kualifikasi membuahkan pole position untuk Bottas. Pole position menguntungkan pembalap berpaspor Finlandia itu untuk meraih kemenangan pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Spielberg, Minggu 5 Juli 2020 itu.
Ketika balapan berlangsung, Bottas langsung memimpin dengan menempati posisi pertama. Bottas mampu membuat jarak yang cukup jauh dari rekan setimnya, Lewis Hamilton, yang ada di posisi kedua. Bottas tampak tidak terbendung untuk memenangi F1 GP Austria.
Namun, masalah mulai muncul seiring jumlah lap yang bertambah. Terjadi masalah pada gearbox yang perlahan-lahan mengganggu performa mobil Bottas. Masalah tersebut tidak hanya dialami Bottas, tetapi juga Hamilton.
Menilik masalah pada gearbox yang semakin parah, Kepala Strategi Mercedes, James Vowles, pun memperingatkan Bottas dan Hamilton. Vowles memberi tahu kedua pembalap Mercedes untuk tidak melaju di trotoar Sirkuit Red Bull Ring, karena itu bisa memperburuk keadaan.
BACA JUGA: F1 GP Austria 2020 Penuh Kendala bagi Bottas
Wolff menyatakan Mercedes sudah siap dengan kemungkinan terburuk, yakni salah satu pembalapnya tidak bisa menyentuh garis finis. Akan tetapi, Bottas dan Hamilton ternyata mampu untuk menangani masalah tersebut dengan baik. Bottas bahkan keluar sebagai pemenang F1 GP Austria 2020.
Sementara itu, Hamilton finis di belakang Bottas. Akan tetapi, pembalap berpaspor Inggris itu menerima penalti lima detik karena benturannya dengan Alexander Albon (Red Bull Racing). Penalti membuat Hamilton akhirnya harus puas finis di posisi keempat. Posisi kedua Hamilton jadi milik Charles Leclerc (Scuderia Ferrari), sedangkan Lando Norris (McLaren) menempati posisi ketiga.