“Tidak ada keraguan Max akan menjadi musuh berat buat kami tahun ini. Ferrari juga sudah menunjukkan kilasan performa mereka pada tes pramusim. Namun, kami tetap menganggap Max akan kembali kuat di Austria karena Red Bull selalu termotivasi di sana,” papar James Allison, sebagaimana dimuat Crash, Sabtu (6/6/2020).
“Performa kami di Austria tahun lalu terkendala oleh kesalahan sendiri terutama dalam aspek pendinginan mobil. Tahun sebelumnya, kami terkendala kurang andalnya mesin. Jadi, kami sudah tidak sabar menuju Austria,” pungkas pria berkebangsaan Inggris itu.
(Ramdani Bur)