MONTE CARLO – Pembalap Tim LCR Honda, Cal Crutchlow, menyampaikan harapannya terkait penyelenggaraan MotoGP 2020. Ia berharap balapan bisa tetap digelar dengan kehadiran penonton, meski hal itu sulit untuk dilakukan di tengah merebaknya pandemi virus corona saat ini.
Pihak penyelenggara MotoGP memang memiliki rencana untuk menggelar balapan musim ini tanpa penonton. Sebab, mengumpulkan orang dalam jumlah banyak di suatu tempat kini menjadi tindakan yang terlarang karena berisiko menyebarkan virus Covid-19.
Mendapati rencana tersebut, Crutchlow mengaku tak setuju. Sebab, pembalap asal Inggris itu menilai kehadiran penonton begitu penting untuk ajang balap MotoGP. Mereka memainkan peran besar karena olahraga balap motor ini dinilai turut bergerak dalam bisnis hiburan.
BACA JUGA: MotoGP 2020 Belum Dimulai, Crutchlow Tak Khawatir Motivasinya Hilang
Meski mengharapkan hal tersebut, Crutchlow menyatakan bahwa semuanya hanya bisa dilakukan jika kesehatan dan keamanan semua pihak sudah terjamin. Jika tidak memungkinkan, Crutchlow tetap mendukung penyelenggaraan MotoGP dengan pintu tertutup alias tanpa kehadiran penonton.
"Saya pikir kami akan mendapat balapan menjelang akhir musim. Saya harap kami bisa ikut balapan yang bisa dilihat oleh para penggemar, tetapi kami harus memastikan itu aman untuk dilakukan. Jika kami memiliki 200 ribu orang yang datang ke suatu acara, semua orang harus aman sebelum berpikir untuk membuka pintu. Kami berlomba dan berada dalam bisnis hiburan,” ujar Crutchlow, sebagaimana dikutip dari Crash, Rabu (6/5/2020).
"Kami berkecimpung dalam bisnis hiburan dan tidak ada yang kami sukai selain untuk balapan dan menghibur orang banyak di sirkuit. Mudah-mudahan, kami bisa mendapatkan balapan yang sedang berlangsung, dan begitu kami melakukannya, para penggemar dapat datang juga,” lanjutnya.
(Ramdani Bur)