MADRID – Dorna Sports sudah mengakui nasib Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 tergantung pada vaksin virus Corona Covid-19. Andai vaksin belum ditemukan, bukan tidak mungkin Kejuaraan Dunia tidak akan dihelat musim ini. Bagi Herve Poncharal, menggelar 10 balapan saja sudah seperti mimpi.
Secara resmi, hanya MotoGP Qatar 2020 saja yang dibatalkan. Tujuh balapan berikutnya berstatus ditunda. Tiga seri yakni Thailand, Amerika Serikat (AS), dan Argentina, sudah menemukan jadwal baru, sementara empat lainnya tengah diatur.
Baca juga: Ciabatti dan MSMA Bantu Dorna Atur Jadwal Baru MotoGP 2020
Presiden Asosiasi Tim-Tim MotoGP (IRTA), Herve Poncharal, menyebut setengah dari total 20 balapan saja berhasil digelar sudah seperti mimpi. Senada dengan pernyataan Dorna, ia mengatakan kalau MotoGP benar-benar tidak berdaya di hadapan pandemi virus Corona Covid-19.
“Sekarang ini, belum ada pembicaraan soal kapan dimulainya Kejuaraan Dunia, kemungkinan tanggal dan venue. Tidak ada yang tahu. Kami tidak bisa memutuskan. Virus ini yang menentukan bersama dengan pemerintah negara-negara tuan rumah,” tutur Herve Poncharal, melansir dari Crash, Rabu (8/4/2020).
“Seperti yang dikatakan Carmelo Ezpeleta (CEO Dorna Sports) dan saya punya pandangan yang sama, jika kami mampu menggelar 10 balapan saja, kami sudah sangat beruntung. Melihat situasi sekarang ini, jika Anda mengatakan hanya 10 balapan saja saya akan bilang, ‘Wow, seperti mimpi,’ dan kami akan merayakannya. Ini adalah skenario terbaik,” tambah pemilik Tim KTM Tech3 itu.
Jika hanya seri Qatar yang dibatalkan, maka MotoGP 2020 tetap menggelar 19 seri. Dengan asumsi tiga balapan gagal mendapat jadwal pengganti, maka tersisa 16 lomba yang digelar hingga pertengahan November 2020 sesuai kalender sementara.
(Ramdani Bur)