Manajer Petronas Yamaha SRT Nilai 20 Balapan Semusim Terlalu Banyak

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Selasa 07 April 2020 21:16 WIB
MotoGP dinilai cukup melombakan 15 seri saja (Foto: Twitter/@SepangRacing)
Share :

MOL – Ambisi Dorna Sports untuk menggelar 22 balapan MotoGP pada musim 2021 dan seterusnya mendapat kritik tajam dari Manajer Tim Petronas Yamaha SRT, Wilco Zeelenberg. Menurutnya, jumlah 20-22 balapan dalam semusim adalah sebuah mimpi buruk.

Sekadar informasi, Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 direncanakan menggelar total 20 balapan dalam semusim. Sayangnya, delapan balapan awal terganggu akibat wabah virus Corona Covid-19 sehingga jumlah seri bisa saja berkurang drastis pada musim ini.

Baca juga: Keinginan Dorna Tetap Gelar 19 Balapan di MotoGP 2020 Tuai Kecaman

Situasi tersebut tidak menghalangi ambisi Dorna Sports untuk tetap menggelar 22 balapan pada MotoGP 2021 dan seterusnya. Bagi Wilco Zeelenberg jumlah tersebut sudah terlalu banyak. Menurutnya, jumlah yang ideal hanya 15 seri dalam semusim.

“Omong-omong, jumlah 20-22 balapan di masa depan adalah mimpi buruk buat saya. Itu sudah terlalu banyak. Jika kita tidak bisa menemukan juara dunia dengan 15 balapan, maka ada sesuatu yang salah!” papar Wilco Zeelenberg, melansir dari Crash, Selasa (7/4/2020).

“Akan tetapi, kita semua hidup dalam produk bernama MotoGP dan saya pikir Dorna serta IRTA bekerja dengan bagus. Kita bisa berbangga hati karena kejuaraan ini sangat padat dan bagus,” sambung pria berkebangsaan Belanda itu.

Alasan utama Dorna Sports di balik penambahan jumlah kalender adalah banyaknya permintaan menjadi tuan rumah MotoGP. Karena itu, pemilik hak komersial MotoGP tersebut ingin memperluas jangkauan dengan menggelar hingga 22 balapan di sejumlah negara berbeda.

(Ramdani Bur)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya