Pembekuan Pengembangan Motor Tidak Akan Hilangkan Keseruan MotoGP

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Selasa 07 April 2020 18:42 WIB
MotoGP diyakini akan tetap seru (Foto: Honda Racing Corporation)
Share :

MADRID – Aturan pembekuan pengembangan motor MotoGP sudah berlaku hingga 2022. Regulasi tersebut diberlakukan demi menghemat biaya dari semua tim di tengah wabah virus Corona Covid-19. Namun, pembekuan itu diyakini tidak akan mengurangi level keseruan MotoGP.

Dorna Sports bersama Asosiasi Tim Pabrikan (MSMA), Asosiasi Tim-Tim MotoGP (IRTA), dan Federasi Balap Internasional (FIM) menyepakati pembekuan tersebut pada Senin 6 April 2020 malam WIB. Itu berarti aspek-aspek utama dari spesifikasi sepeda motor pada awal MotoGP 2020 tidak akan berubah hingga musim depan.

Baca juga: Pengembangan Motor MotoGP Resmi Dibekukan hingga 2022

Tim-tim pabrikan jelas diuntungkan karena tidak butuh membangun motor baru untuk MotoGP 2021, sekaligus mengurangi biaya sewa motor dari tim-tim independen. Namun, muncul kekhawatiran tidak adanya pengembangan membuat jarak antartim kian menjauh,

Anggapan tersebut langsung dibantah Presiden IRTA, Herve Poncharal. Menurut pria berkebangsaan Prancis itu, pembekuan pengembangan motor tidak lantas membuat MotoGP jadi membosankan. Sebab, pada tes pramusim terakhir di Qatar, selisih waktu yang tercipta dari 18 pembalap teratas hanya 0,972 detik.

“Membekukan spesifikasi motor tidak akan melukai pertunjukkan MotoGP karena kami memiliki motor-motor yang luar biasa tahun ini. Selama tes di Malaysia dan Qatar, catatan waktu di antara tim-tim tersebut sangat dekat,” terang Herve Poncharal, sebagaimana dikutip dari Crash, Senin (7/4/2020).

“Jadi, kami tidak perlu menghabiskan dana untuk departemen penelitian dan pengembangan karena kami sudah memiliki motor-motor canggih berteknologi tinggi dan performa yang bagus. Mari kita pertahankan seperti ini,” pungkas pria yang juga pemilik Tim KTM Tech3 itu.

(Ramdani Bur)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya