BOLOGNA – Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti, masih belum memiliki bayangan soal start MotoGP 2020. Ia tak bisa memprediksi kapan kompetisi akan dimulai dan di mana balapan pertama akan dilaksanakan.
Di tengah pandemi virus Corona, seluruh dunia sedang dihadapkan pada persoalan berat dengan kasus yang cukup memprihatinkan. Hal ini menyebabkan seluruh elemen olahraga, khusunya motorsport tengah menjalani istirahat panjang hingga waktu yang tidak ditentukan.
“Kita harus terus-menerus menilai kembali situasinya. Pada titik tertentu akan mungkin untuk memikirkan restart yang aman,” ungkap Ciabatti, mengutip dari Speedweek, Sabtu (4/4/2020).
Baca juga Bos Ducati Benarkan Timnya Sempat Incar Vinales untuk MotoGP 2021
“Kemudian Anda dapat memutuskan apakah harus tanpa penonton, apakah hanya bisa balapan di Eropa, maka Anda akan mempertimbangkan apa yang masuk akal dan bagaimana Anda bisa mendapatkan setidaknya beberapa balapan tahun ini dalam jumlah yang layak,” tambahnya.
“Sejauh ini tidak ada lagi yang bisa dikatakan tentang itu. Saya yakin Dorna dan FIM sedang mempertimbangkan semua opsi yang memungkinkan. Tetapi mereka juga tidak dapat membuat keputusan untuk saat ini karena jumlah kasus sangat buruk di mana-mana,” lanjutnya.
Sejauh ini, MotoGP telah gagal melaksanakan lima seri balapan sejak awal Maret 2020. Satu diantaranya pun mengalami pembatalan seperti di Qatar. Sementara empat lainnya yakni Thailand, Amerika Serikat, Argentina dan Jerez akan ditunda.
(Ramdani Bur)