“Banyak pasang-surut, tetapi jujur saja hal saya pikirkan saat ini adalah momen kemenangan, rasanya terus berkembang, dan mencapai potensi tertinggi yang saya miliki. Melawan pasangan yang terbaik dunia, mengalahkan (hampir) mereka semua, dan menjadi lebih kompeten adalah sesuatu yang luar biasa,” tambahnya.
“Saya telah belajar banyak dari kehidupan ini dan dengan tulus saya merasa telah memperoleh begitu banyak pengalaman, yang saya yakin 100% dapat saya gunakan untuk sisa hidup saya. Terima kasih untuk semua rekanku, Jonas, Rasmus, Boe dan Kolding. Merupakan hak istimewa untuk bermain dengan kalian,” lanjut pebulu tangkis berusia 32 tahun itu.
“Akan tetapi, kini saya telah memutuskan untuk pensiun dari kompetisi internasional setelah Piala Thomas 2020 pada Agustus nanti,” tutupnya.
(Ramdani Bur)