MONACO – Pembatalan MotoGP Qatar 2020 membuat Cal Crutchlow kecewa. Namun, pembalap asal Inggris itu mendukung keputusan yang diambil oleh para stakeholders. Mengingat tidak akan ada balapan kelas MotoGP di Losail, maka ia akan menonton aksi para pembalap kelas Moto2 dan Moto3.
Dorna Sports selaku promotor MotoGP memutuskan untuk membatalkan MotoGP Qatar 2020 karena adanya aturan ketat soal izin masuk. Para kru tim dari Italia dan Jepang kini tidak lagi diberi kemudahan sehingga harus mengikuti prosedur yang ketat untuk masuk Qatar.
Baca juga: Dorna Pastikan MotoGP 2020 Dimulai di Amerika Serikat
Kebijakan tersebut mulai diterapkan Pemerintah Qatar setelah ada kasus warganya yang terjangkit virus Korona Covid-19. Pembatalan tersebut tentu membuat para pembalap yang sudah tidak sabar mengaspal, seperti Cal Crutchlow, kecewa berat. Namun, ia masih bisa memahami tujuannya.
“Situasi yang menyedihkan bagi pembalap, tim, penggemar, dan semua yang terlibat. Saya yakin keputusan itu tidak diambil dengan mudah oleh Dorna, IRTA, dan FIM. Kita harus melihat gambaran yang lebih besar dari sekadar balap motor,” tulis Cal Crutchlow dalam unggahan di akun Instagram, Selasa (3/3/2020).
“Sekarang saya tidak sabar untuk menyaksikan dan menikmati aksi dari pembalap Moto2 dan Moto3 seperti yang lainnya. Ayo anak-anak!” imbuh pembalap berusia 34 tahun tersebut.
Berbeda dengan kelas MotoGP, Moto2 dan Moto3 tetap digelar di Qatar. Hal itu terjadi karena Moto2 dan Moto3 sedang menjalani tes pramusim di Sirkuit Internasional Losail. Semua tim dan pembalap yang berlaga pun memilih menetap di Qatar karena jarak balapan hanya tinggal beberapa hari lagi.
(Ramdani Bur)