Akan tetapi, karena kelelahan dan posisinya yang cukup baik di awal musim, yang mana ia berada di peringkat ketiga pada klasemen sementara pembalap MotoGP 2019, ternyata membuat Petrucci sedikit tertekan. Tekanan yang didapatkannya itu langsung membuat performa The Petrux –julukan Petrucci– menurun dan ia pun langsung mendapatkan hasil yang buruk di sisa musim 2019.
“Saya memang sempat kesulitan dengan motor, perasaannya tidak sama dengan apa yang terjadi di paruh pertama musim. Padahal saya sudah memulai paruh pertama dengan banyak energi dan komitmen dengan rasa berharap yang sangat tinggi,” kata Petrucci, melansir dari Speedweek, Selasa (31/12/2019).
“Itu adalah musim pertama saya sebagai pembalap pabrikan, jadi saya tidak memiliki waktu untuk liburan musim dingin. Hal tersebut ternyata membuat saya pada Agustus 2019 kemarin menjadi kelelahan,” tambah rekan setim Andrea Dovizioso itu.
“Sebenarnya banyak hal lagi yang membuat saya berada dalam tekanan, seperti posisi saya yang berada di peringkat ketiga pada klasemen sementara MotoGP, lalu kesalahan kecil yang saya buat ketika di sesi latihan bebas dan kualifikasi. Sehingga membuat hasil yang diinginkan pun tak tercapai,” tutupnya.
(Ramdani Bur)