Hal tersebut dikatakan Agostini karena ia percaya Rossi sendiri masih belum mau pensiun. Jika hal itu disertai kenyataan bahwa Yamaha masih percaya dengan pembalap asal Italia tersebut, maka tampaknya kecil kemungkinan Rossi mau mengikuti langkah yang sudah diambil para mantan rivalnya di MotoGP.
“Memang benar Valentino (Rossi) tidak pernah menang lagi dalam kurun waktu yang cukup lama. Hal itu tak seperti sebelumnya, yang biasanya dia bisa menang di setiap pekan, lalu menjadi juara dunia MotoGP,” cerita Agostini, seperti diwartakan Marca, Sabtu (28/12/2019).
“Akan tetapi, dalam hidup ini Anda harus terus maju dan tidak melihat ke belakang. Itu (tetap terus balapan) adalah keputusan Valentino karena dia memang sangat menyukai balapan. Jika kenyataannya Yamaha masih senang, maka dia akan terus melanjutkan kariernya,” tambahnya.
Kendati begitu, sebenarnya Agostini lebih senang jika Yamaha memilih menggantikan Rossi dengan Fabio Quartararo. Sebab Agostini percaya Quartararo adalah pembalap yang dibutuhkan Yamaha saat ini.
(Djanti Virantika)