CANNES – Pembalap Reale Avintia Ducati, Johann Zarco, yakin akan membangun hubungan baik dengan tim asal Spanyol tersebut. Pria berpaspor Prancis itu berharap, hubungannya dengan Avintia bakal seharmonis seperti relasinya dengan orang-orang Italia di tim-tim terdahulu.
Dalam sebuah wawancara, pembalap berusia 29 tahun itu mengklaim memiliki ikatan spesial dengan orang-orang Italia. Selain fasih berbicara bahasa Italia, Johann Zarco juga menyukai kerjasama dengan teknisi dari negara tersebut karena gairah terhadap olahraga balap motor sangat besar.
Baca juga: Reale Avintia Siap Bawa Zarco Bersaing di 10 Besar
Lelaki kelahiran Cannes itu lalu membandingkan situasinya ketika menjadi juara dunia Moto2 pada 2015 dan 2016 bersama Tim Aki Ajo serta pengalaman singkat bersama LCR Honda di tiga balapan MotoGP 2019. Kehadiran teknisi asal Italia di kedua tim tersebut, diklaim membawa peruntungan yang baik.
“Aki Ajo adalah tim dari Finlandia, tetapi para teknisinya dari Italia. Saya juga menyukai kerjasama dengan Lucio Cecchinello (Pemilik LCR Honda). Ketika saya berbincang dalam bahasa Italia, saya menjadi juara dunia dua kali,” tutur Johann Zarco, mengutip dari Corse di Moto, Sabtu (28/12/2019).
“Mereka (orang-orang Italia) memiliki gairah yang berbeda. Mungkin gairah itu juga ada di orang-orang Spanyol, tetapi saya tidak fasih berbicara bahasa Spanyol sehingga sulit berkata-kata dengan baik,” imbuh eks pembalap Tech3 Yamaha itu.
Reale Avintia memang bermarkas di Madrid, Spanyol. Akan tetapi, bukan tidak mungkin Ducati yang notabene berasal dari Italia, ikut campur tangan dalam pengembangan motor. Hal tersebut diyakini dapat mengembangkan potensi Johann Zarco di MotoGP 2020.
(Fetra Hariandja)