Permasalahannya adalah peraturan tersebut tidak dibicarakan saat techinal meeting dan tidak tertera di dalam THB. Hal itulah yang membuat Glenn menjadi geram. Sebab, jika pada technical meeting diberi tahu peraturan tersebut, maka ia dan para atlet akan menerimanya.
“Dikatakan di situ bahwa dalam THB dikatakan satu negara hanya boleh mendapat satu (medali). Jadi kami kan dapat emas dan perak, lalu kami menyatakan sudah siap di tempat bagian podium, tapi tidak dipanggil dan ternyata negara lain yang masuk,” tutur Glenn, Jumat (6/12/2019).
“Sedang kami proses saat ini, dari mana hal itu dinyatakan bahwa satu negara hanya boleh satu. Kalau memang itu yang dibacakan di dalam technical meeting, saya rasa kami bisa menerimanya dan memberi tahu kepada atlet. Tapi itu tidak dibahas di dalam technical meeting,” lanjutnya.
“Lalu masalah ini kan penting bahwa satu negara hanya boleh satu. Harusnya dia katakan apakah kita semua setuju, baru kita katakan oke. Tapi itu tidak ditanyakan. Hanya tanya apa semua paham? Kami cari di THB tidak ada (peraturan) itu. Hanya dikatakan pemenang adalah satu, dua, tiga, emas, perak, dan perunggu dibagikan. Tidak dikatakan satu negara hanya boleh maksimal satu medali,” pungkas Glenn.
(Fetra Hariandja)