MANILA – Pebulu tangkis ganda campuran, Melati Daeva Oktavianti, mengungkapkan wakil mana yang bakal diwaspadai ketika tampil di SEA Games 2019. Melati menyebut wakil-wakil Malaysia serta Thailand diprediksi bakal jadi batu sandungannya di SEA Games 2019.
Sebagaimana diketahui, Melati beserta tandemnya, yakni Praveen Jordan, memang dipilih oleh PBSI untuk mewakili Indonesia di cabor bulu tangkis pada SEA Games 2019. Melati/Praveen pun diharapkan bisa meraih prestasi maksimal di nomor perorangan yang bakal berlangsung mulai hari ini.
Dengan sejumlah prestasi serta pengalaman yang didapatkan dalam sejumlah turnamen yang BWF, bukan tidak mungkin Melati/Praven mampu mewujudkan harapan pecinta bulu tangkis Indonesia melihat mereka meraih medali emas.
Baca Juga: Klasemen Perolehan Medali SEA Games 2019, 4 Desember Pukul 23.00 WIB
Meski begitu, Melati nampaknya tidak mau sesumbar akan peluangnya untuk bisa meraih medali emas di SEA Games 2019. Terlebih, Melati menyadari bahwa persaingan untuk bisa meraih medali emas di SEA Games 2019 tak kalah ketatnya dengan beberapa turnamen yang sudah dilaluinya sejauh ini.
“Persaingan di SEA Games juga ketat ya, hampir sama kaya turnamen biasa saja. Bedanya mungkin nggak ada pemain Eropa, nggak ada pemain China, jadi harus tetap waspada,” ujar Melati, seperti dikutip Okezone dari badmintonindonesia.org, Kamis (5/12/2019).
“Pemain Malaysia dan Thailand, mereka bagus-bagus. Jadi, tidak ada alasan bagi saya untuk bersantai-santai dan merasa besar kepala. Yang harus saya lakukan adalah fokus terhadap permainan saya sendiri di setiap pertandingannya,” sambung pebulu tangkis berusia 25 tahun itu.
Baca Juga: Herry IP Kaget dengan Penampilan Buruk Fajar/Rian di Final SEA Games 2019
Di turnamen yang berlangsung di Muntinlupa Sports Complex nanti, Praveen/Melati turun sebagai unggulan satu. Mereka mendapat bye dan langsung lolos ke perempat final. Di babak itu, Praveen/Melati masih menunggu lawan antara Van Viet Nguyen/Thi Phuong Hong Dinh (Vietnam) dengan Alvin Morada/Alyssa Yasbel Leonardo (Filipina).
(Mochamad Rezhatama Herdanu)