Di set kedua, Fitriani mengaku sudah mulai bisa beradaptasi dengan kondisi lapangan karena itu kemenangan bisa diraih. Tetapi, di set ketiga, posisi lapangan yang dinilai kurang menguntungkan akhirnya membuat harapan Fitriani untuk meraih kemenangan harus kandas.
“Saya ingin minta maaf kepada tim karena belum bisa menyumbangkan poin. Di game pertama, saya masih mencari pola. Karena lapangannya cukup berangin, jadi saya harus bisa mengontrol lapangan. Game pertama saya kecolongan. Game kedua saya lebih bisa mengontrol bola. Tapi di poin-poin akhir, lawan lebih yakin. Dia juga ulet dan enggak gampang mati,” ujar Fitriani, sebagaimana dikutip dari laman PBSI, Minggu (1/12/2019).
(Djanti Virantika)