"Itu adalah balapan yang sangat sulit. Dalam enam lap terakhir, saya merasakan getaran yang sangat kuat di roda belakang. Kami belum tahu mengapa, tapi itu mimpi buruk. Dalam beberapa belokan, sangat sulit untuk menjaga kecepatan. Sayang sekali karena saya telah maju beberapa posisi,” ujar Petrucci, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Senin (4/11/2019).
“Saya mengikuti Jack (Miller), tetapi pada akhirnya itu benar-benar mustahil. Saya melambat sedetik. Sangat sulit untuk menyelesaikan lomba dengan baik. Saya pikir saya memiliki masalah teknis. Dalam data, kami juga telah melihat getaran ini. Terutama pada belokan 1, 5, 6, 7, 8, 11, 14, 15, begitu banyak tikungan tempat saya mengemudi seolah-olah basah,” tukasnya.
(Djanti Virantika)