“Saya tidak sabar menantikan Phillip Island untuk melihat apakah sesuatu yang kami temukan di Jepang, juga dapat membantu di Australia, karena keduanya adalah sirkuit yang berbeda,” ucap Jorge Lorenzo, dinukil dari laman resmi Honda Racing Corporation, Rabu (23/10/2019).
“Saya tidak bisa membalap di sana tahun lalu, jadi tidak sabar untuk membalap lagi. Phillip Island adalah sirkuit yang spesial dan di masa lalu saya punya memori indah, yakni bertarung untuk podium dan kemenangan. Kami juga harus waspada dengan cuaca karena bisa mengubah segalanya,” imbuh juara dunia MotoGP tiga kali itu.
Pembalap berusia 32 tahun itu memang diharapkan dapat tampil bagus di MotoGP Australia 2019 dan dua seri tersisa. Sebab, Repsol Honda tengah membidik sapu bersih tiga gelar juara dunia. Dua titel, yakni kategori pembalap dan konstruktor sudah berhasil diamankan, tinggal kategori tim di mana mereka tertinggal 17 poin dari Ducati yang mengukir total 400 angka.
(Fetra Hariandja)