MISANO – Pembalap Tim Mission Winnow Ducati, Danilo Petrucci, yakin nasib yang berbeda bakal menaungi timnya kala mentas di seri berikutnya yang digelar di Sirkuit Aragon, Spanyol, pada Minggu 22 September 2019. Ia optimis di seri ke-14 MotoGP 2019 itu hasil yang jauh lebih manis bisa dikantongi dirinya dan rekan setimnya, Andrea Dovizioso.
Ducati memang tak mampu berbicara banyak pada akhir pekan kemarin dalam gelaran MotoGP San Marino 2019. Dalam perlombaan seri ke-13 MotoGP 2019 yang digelar di Sirkuit Misano, San Marino, Minggu 15 September 2019 itu, Petrucci dan Dovizioso gagal naik podium.
BACA JUGA: Ini Penyebab Petrucci Hanya Mampu Finis Ke-10 di MotoGP San Marino 2019
Dovizioso hanya menyelesaikan perlombaan di tempat keenam. Sementara Petrucci yang memulai perlombaan dari urutan ke-17, ia harus tercecer ke tempat ke-10. Menurut Petrucci, hasil minor ini harus didapat Ducati karena kondisi sirkuit yang memang kurang cocok dengan motor mereka.
Tetapi, Petrucci begitu yakin kondisi serupa tidak akan terulang di balapan selanjutnya. Sebab, Sirkuit Aragon dinilai cocok dengan Desmosidici –sebutan motor Ducati. Karena itu, ia optimis bisa menebus kegagalannya di Misano pada akhir pekan ini.
“Saya menyelamatkan apa yang bisa saya selamatkan dan saya selesai di 10 besar. Saya melihat ke depan, ke Aragon. Saya tahu dengan pasti saya bisa melakukan yang lebih baik. Tapi hari ini, saya telah maksimum,” ujar Petrucci, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Senin (16/9/2019).
"Saya ingin berjuang lagi di Aragon. Kami sudah tahu di sini, di Misano, sejak tes bahwa kami akan mengalami masalah. Di Aragon, situasinya akan berbeda. Tetapi jelas, kami perlu menemukan solusi untuk tahun depan karena Anda harus beradaptasi. Saya akan melakukan yang terbaik untuk menyesuaikan gaya membalap saya, walaupun saya harus mengatakan ini bukan masalah utama,” tukasnya.
(Djanti Virantika)