Begitu pun yang terjadi pada interval kedua, Praveen/Melati dan Tabeling/Piek masih saling kejar-mengejar poin. Sempat unggul 15-11, Praveen/Melati pun disusul 19-20. Akan tetapi, unggulan keenam itu mampu membalikkan keadaan menjadi 23-21.
Kendati begitu, harus disayangkan karena pada gim ketiga, Praveen/.Melati justru tak berdaya meladeni permainan Tabeling/Piek. Dengan cukup mudah pasangan Belanda mendulang poin dan memenangkan gim pamungkas atas Praveen/Melati 8-21.
(Fetra Hariandja)