Melihat kondisi ini, Gregoria tentu saja tak tinggal diam. Ia berusaha mengejar ketertinggalannya. Pengembalian bola yang kurang tepat dari Intanon membuat Gregoria terus menambah poinnya sehingga berbalik unggul menjadi 20-18. Sayangnya, kemenangan yang sudah di depan mata Gregoria harus sirna karena Intanon dapat mengejar dan menyelesaikan laga dengan skor 23-21.
Di set ketiga, performa Gregoria tampak mulai mengendur. Ia tampak kewalahan meladeni permainan Intanon yang masih tampil impresif. Alhasil, Gregoria tertinggal cukup jauh di interval set ketiga dengan skor 11-5.
Setelah interval, Gregoria tetap tak mampu keluar dari tekanan Intanon. Ia pun semakin jauh tertinggal dari juara dunia 2013 itu. Mimpi Gregoria untuk melaju ke babak delapan besar Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019 harus terkubur dalam-dalam karena laga set ketiga berakhir dengan skor 21-10. Tersingkirnya Gregoria dari ajang tersebut memastikan Indonesia tak lagi memiliki wakil di nomor tunggal putri.
(Djanti Virantika)