SPIELBERG – Pembalap penguji Honda, Stefan Bradl, memberi respons terkait pernyataan Cal Cructhlow yang menyebutnya tak cocok untuk ikut balapan di MotoGP. Ia enggan mengambil pusing komentar Cructhlow. Sebab, menurutnya, Cructhlow juga bukan pembalap yang produktif di MotoGP.
Usai melakukan uji coba di MotoGP Republik Ceko, Cructhlow memang melontarkan pendapatnya soal Bradl. Menurutnya, Bradl adalah pembalap penguji yang begitu baik. Bradl dinilai bekerja apik sehingga banyak membantu para pembalap Honda.
BACA JUGA: Crutchlow: Nakagami Tak Layak Diberikan Motor Pabrikan!
Meski telah bekerja dengan baik, Cructhlow merasa Bradl tak cocok untuk turut mentas di kelas MotoGP. Kemampuannya dinilai hanya cocok untuk menjadi seorang test rider. Jika Bradl dianggap pantas mentas di MotoGP, Cructhlow merasa Honda sudah memberinya kontrak. Tetapi, hal itu belum dilakukan Honda sampai saat ini.
"Saya pikir Stefan (Bradl) melakukan pekerjaan dengan baik. Saya pikir dia mampu mengendarai dengan cepat motor Honda. Dia dapat menguji dengan baik dan memberikan informasi. Tetapi, dia tidak bisa menjadi pembalap. Dia tidak sebaik itu. Dia bagus sebagai test rider. Jika dia cukup baik untuk menjadi pembalap, dia akan bekerja penuh waktu,” ujar Cructhlow, sebagaimana dikutip dari Motorsport, Kamis (8/8/2019).
Pernyataan tersebut tentu saja membuat Bradl merasa geram. Sebab, ia juga merasa Cructhlow tak lebih baik darinya. Tetapi, ia enggan mengambil pusing. Bradl pun memilih untuk fokus menjalani pekerjaannya. Pekan ini, ia pun bakal turut ambil bagian dalam balapan di MotoGP Austria 2019 untuk menggantikan peran Jorge Lorenzo yang dipastikan absen karena masih didera cedera.
"Dia mengatakan banyak hal dan itu tidak selalu produktif, bahkan untuk dirinya sendiri. Saya tidak terlalu peduli tentang ini. Saya lebih bekerja dengan Marc (Marquez) dan hubungan kami sangat baik,” tukas Bradl.
(Djanti Virantika)