“Lawan-lawan kami berhasil mencapai kemajuan di area yang tadinya merupakan keuntungan kami, sementara kami tidak bisa mengeliminasi kekurangan. Marc Marquez tidak salah. Saya juga tidak akan meremehkan Alex Rins serta Suzuki,” ujar Davide Tardozzi, melansir dari Speedweek, Senin (15/7/2019).
“Jarak dengan pembalap terdepan di Assen dan Sachsenring memang cukup jauh. Sekarang kami harus menganalisa apa yang sesungguhnya terjadi. Gigi Dall’Igna (Direktur Teknik) sudah bekerja dan dia tahu bagaimana memecahkan masalah tersebut,” imbuh pria berkebangsaan Italia itu.
Usai jeda musim panas, MotoGP akan menggelar tiga balapan pada Agustus 2019, yakni seri Republik Ceko, Austria, dan Silverstone. Kebetulan, tiga sirkuit tersebut memiliki karakter yang mirip, yakni butuh tenaga motor besar yang selama ini menjadi keunggulan Ducati.
(Fetra Hariandja)