LESMO – Tim Monster Energy Yamaha puas dengan hasil uji coba ban prototipe baru Michelin yang akan digunakan pada 2020. Maverick Vinales, Valentino Rossi, dan Manajer Tim Massimo Meregalli, berharap ban baru tersebut dapat memperkecil selisih mereka dengan dua tim papan atas, Honda dan Ducati.
Selain problem elektronik, motor YZR M-1 milik Yamaha didera masalah dengan ban, terutama ban belakang. Karet hitam yang dipakai oleh Valentino Rossi dan Maverick Vinales kerap habis jelang putaran-putaran akhir balapan sehingga tidak bisa meraih hasil maksimal.
(Baca juga: Crutchlow Bela Lorenzo dari Kritikan Miller)
Secercah harapan baru muncul ketika Michelin membawa empat kompon ban berbeda di tes pascabalap MotoGP Catalunya 2019, Senin 17 Juni. Maverick Vinales dan Valentino Rossi sama-sama menyatakan kepuasannya akan ban baru Michelin tersebut.
“Informasi yang kami dapat mengenai ban ini sangat bagus. Daya cengkeram ban mengalami peningkatan pesat dan saya bisa melahap banyak putaran yang bagus. Saya berharap mereka akan membawa ban-ban baru ini karena akan membantu motor kami,” tutur Maverick Vinales, mengutip dari AS, Jumat (21/6/2019).
“Ban baru Michelin fantastis! Mereka berusaha keras dan hasilnya sangat bagus. Mereka berhasil meningkatkan daya cengkeram ban saat akselerasi sehingga kami bisa membuka gas lebih cepat,” timpal Valentino Rossi.
Hasil positif pun dipetik Monster Energy Yamaha dalam tes tersebut. Maverick Vinales berhasil mencatatkan waktu satu putaran tercepat 1 menit 38,967 detik dan menempati posisi teratas. Sementara Valentino Rossi hanya berada di posisi 14 dengan 1 menit 39,968 detik.
(Fetra Hariandja)