Marquez Beberkan Resep Jitu Kunci Kemenangan di MotoGP Catalunya 2019

Djanti Virantika, Jurnalis
Senin 17 Juni 2019 09:14 WIB
Marc Marquez. (Foto: Twitter Repsol Honda)
Share :

CATALUNYA – Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez, berhasil menyegel kemenangan di MotoGP Catalunya 2019. Usai balapan digelar, ia pun membeberkan kunci kesuksesan menjadi yang tercepat saat mentas di Sirkuit Catalunya pada Minggu 16 Juni 2019 malam WIB.

Marquez mengatakan kemenangan ini bisa diraih karena pemilihan ban yang tepat. Dengan ban belakang bertipe soft, strategi pembalap berjuluk The Baby Alien itu pun bisa berjalan begitu mulus. Ia bisa menyerang penuh sejak lap-lap awal.

BACA JUGA: Buat Kekacauan di Sirkuit Catalunya, Marquez Bela Lorenzo

Rencana yang berjalan mulus pun membuat Marquez bisa memimpin perlombaan. Saat tengah berada di depan, ia mengaku benar-benar tak menurunkan fokus dan kecepatannya. Hal ini dilakukan meski beberapa pesaing terberatnya telah terjatuh lantaran terkena imbas dari insiden yang dialami Jorge Lorenzo.

Marquez mengatakan semua ini dilakukan karena menyadari masih ada ancaman lainnya yang juga membahayakan. Salah satunya datang dari rider Tim Mission Winnow Ducati, Danilo Petrucci, yang terus membuntutinya di tempat kedua.

Dengan terus menjaga fokus dan tampil konsisten, Marquez pun akhirnya bisa melewati semua halangan yang ada. Alhasil, kemenangan dapat dikantonginya. Kini, pembalap asal Spanyol itu pun semakin kukuh bertengger di puncak klasemen sementara MotoGP 2019 dengan 140 poin.

"Kami banyak berpikir sebelum memulai perlombaan untuk memulai dengan strategi yang tepat. Saya tahu di bagian pertama balapan, pada tujuh lap pertama, lintasan akan sangat licin. Ini menjadi keuntungan untuk saya. Dengan lintasan yang licin, saya akan tampil lebih baik karena abrasi karet. Akhirnya, kami memilih ban belakang bertipe soft. Dengan ban ini, saya ingin menyerang sepenuhnya di lap pertama, mendahului para lawan, dan terus memimpin,” ujar Marquez, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Senin (17/6/2019).

"Saya mendorong tepat setelah start dan mencoba merangkai putaran cepat yang konsisten secara bersamaan. Sebenarnya saya tidak yakin ini akan berhasil. Saya tahu Dovizioso telah gagal, tetapi tidak tahu yang lainnya juga jatuh. Saya kemudian melihat Petrucci di tempat kedua. Ini agak aneh karena dia bukan yang tercepat dalam latihan. Saya terus maju, meskipun sudah unggul,” tukasnya.

(Djanti Virantika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya