SIRKUIT Catalunya di Barcelona menjanjikan balapan yang berlangsung sengit. Dalam lima tahun terakhir, MotoGP Catalunya memberikan tontonan yang menarik buat para pecinta balapan roda dua paling bergengsi di dunia tersebut.
Menariknya, dalam lima tahun memunculkan empat pemenang berbeda. Kendati demikian, kemenangan tetap didominasi oleh dua pabrikan, yakni Ducati dan Yamaha. Sementara Honda hanya sekali menang dalam lima kesempatan terakhir.
(Baca juga: Marquez Tak Sabar Mentas di Balapan Kandangnya)
Berikut daftar pemenang MotoGP Catalunya dalam lima tahun terakhir, Rabu (12/6/2019).
5. MotoGP Catalunya 2014
Kejuaraan MotoGP pada 2014 menjadi pertunjukan dominasi Marc Marquez. Pembalap berpaspor Spanyol itu meraih 10 kemenangan beruntun dari 10 balapan pembuka. Seri Catalunya yang merupakan balapan ketujuh, termasuk salah satu di antaranya.
Namun, kemenangan di MotoGP Catalunya 2014 tidak diraih Marc Marquez dengan mudah. The Baby Alien mendapat perlawanan ketat dari Raja Catalunya, Valentino Rossi. Keduanya hanya dipisahkan jarak 0,512 detik saat finis.
Seperti sudah disinggung sebelumnya, kemenangan pada 2014 tersebut menjadi satu-satunya poin penuh yang dikantongi Marc Marquez di Catalunya. Ia memang mampu naik podium tiga kali dalam tiga balapan terakhir, tetapi selalu gagal menang.
4. MotoGP Catalunya 2015
Kejuaraan MotoGP pada 2015 gantian menjadi pertunjukan dominasi Yamaha. Hal tersebut dibuktikan dengan keluarnya Jorge Lorenzo sebagai juara dunia di penghujung musim. Lawan terberat Por Fuera musim itu? Rekan setimnya, Valentino Rossi.
Persaingan sesama pembalap Yamaha tersebut tercermin di MotoGP Catalunya 2015. Lorenzo dan Rossi saling susul sepanjang balapan. Keduanya mampu membuka jarak hingga 19,455 detik dengan pembalap di posisi tiga, Dani Pedrosa. Duo Yamaha itu finis dengan jarak 0,885 detik.
Kemenangan di MotoGP Catalunya 2015 merupakan finis terdepan keempat secara beruntun dari Jorge Lorenzo sejak seri Spanyol di Jerez. Rentetan kemenangan tersebut terbukti vital ketika menjadi juara dunia untuk ketiga kalinya di akhir musim.
3. MotoGP Catalunya 2016
Pekan balapan MotoGP Catalunya 2016 diwarnai dengan duka. Pembalap Moto2, Luis Salom, tewas akibat menabrak pembatas dengan kecepatan tinggi saat melibas tikungan 12 di sesi latihan. Dampak dari kecelakaan tersebut adalah perubahan layout sirkuit mengikuti jalur yang biasa dipakai balapan F1.
Balapan pada akhirnya dimenangi oleh Valentino Rossi. The Doctor finis 2,652 detik di depan Marc Marquez. Kejadian paling penting dari balapan ini adalah jabat tangan dari kedua sosok tersebut saat berada di parc ferme.
Beberapa bulan sebelumnya, Rossi dan Marquez terlibat perseteruan gara-gara insiden di MotoGP Malaysia 2015. Jabat tangan dari kedua pembalap diyakini sebagai akhir dari rivalitas tersebut. Namun, Rossi mengatakan, jabat tangan adalah hal yang tepat dilakukan di tengah suasana berduka atas meninggalnya Luis Salom.
2. MotoGP Catalunya 2017
Seri kali ini menjadi momentum kebangkitan Ducati di MotoGP. Dua pekan sebelumnya, Andrea Dovizioso meraih kemenangan di balapan kandang, MotoGP Italia 2017. Performa impresif itu berlanjut di Catalunya.
Super Dovi mengawali balapan dengan buruk karena start di posisi tujuh. Namun, pembalap berpaspor Italia itu mampu melesat ke depan. Pembalap bernomor motor empat itu lantas finis dengan jarak cukup lebar dari runner-up, Marc Marquez, yakni 3,544 detik.
Tambahan 25 poin tersebut membuat Andrea Dovizioso memangkas poin dengan Maverick Vinales di puncak klasemen sementara. Pada akhir musim, Dovi menjadi runner-up kejuaraan, sementara Marc Marquez merebut gelar juara dunia keempatnya di kelas premier.
1. MotoGP Catalunya 2018
Kebangkitan juga menjadi tajuk utama MotoGP Catalunya 2018. Jorge Lorenzo yang semusim sebelumnya terseok-seok bersama Ducati, mampu melintasi garis finis lebih dulu di Sirkuit Catalunya, Barcelona.
Dominasi pembalap berusia 32 tahun itu musim lalu di Catalunya sudah terlihat sejak babak kualifikasi dengan menempati pole position. Jorge Lorenzo sukses mempertahankan posisinya dari kejaran Marc Marquez sehingga finis terdepan serta mencatat fastest lap saat lomba.
Seri Catalunya musim lalu juga menciptakan jarak finis terlebar antara sang juara dengan runner-up dalam lima musim terakhir. Jorge Lorenzo menyelesaikan lomba 4,479 detik lebih cepat dari rekan senegaranya, Marc Marquez.
(Fetra Hariandja)