MUGELLO – Selebrasi ala seorang petinju pernah dilakukan Jorge Lorenzo saat memastikan diri sebagai juara dunia kelas 250 cc (sekarang Moto2) pada 2007. Tak heran, ia kini menyebut tokoh petinju fiktif, Rocky Balboa, sebagai inspirasi untuk bangkit dari keterpurukan.
Pembalap berusia 32 tahun itu memang belum menorehkan hasil terbaik untuk Repsol Honda dalam enam seri yang sudah digelar. Jorge Lorenzo bahkan tidak bisa menembus posisi 10 besar dan sekali gagal finis akibat kerusakan motor.
(Baca juga: Ingin Kuasai RC213V, Lorenzo Akan Ubah Gaya Balap)
Namun, juara dunia MotoGP tiga kali itu belum kehilangan semangat untuk bangkit. Ia menjadikan film tentang petinju bernama Rocky Balboa sebagai inspirasi guna meraih hasil positif. Lorenzo mengatakan, jika terlalu santai karena prestasi, maka seorang atlet akan mencapai titik terendah dalam hidupnya.