Meregalli Kecewa dengan Penampilan Yamaha di MotoGP Italia 2019

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Selasa 04 Juni 2019 04:19 WIB
Valentino Rossi gagal finis di MotoGP Italia 2019 (Foto: MotoGP)
Share :

MUGELLO – Direktur Tim Monster Energy Yamaha, Massimo Meregalli, kecewa berat dengan hasil yang diraih duo pembalapnya, Valentino Rossi dan Maverick Vinales, di MotoGP Italia 2019. Sebab, kedua pembalap itu gagal mendapat hasil terbaik pada balapan kandang Yamaha.

Nasib sial dialami Valentino Rossi di Sirkuit Mugello, Minggu 2 Juni 2019 malam WIB. Setelah penampilan buruk di babak kualifikasi, The Doctor yang start dari posisi 18 sempat berusaha melesat ke depan. Namun, ia justru menyenggol Joan Mir di pertengahan lomba sebelum terjatuh dua lap kemudian.

(Baca juga: Finis Ke-6 di MotoGP Italia 2019, Vinales: Itu Sudah yang Terbaik)

Hasil yang dicapai Maverick Vinales tidak jauh berbeda. Memulai lomba dari posisi tujuh, pembalap asal Spanyol itu hanya bisa finis di urutan enam. Pria berusia 25 tahun itu bahkan tertinggal jauh dari empat pembalap yang finis terdepan.

Tak pelak, hasil-hasil tersebut membuat Massimo Meregalli kecewa. Ia mengakui Yamaha memang akan kesulitan di Mugello, tetapi sempat berharap dapat meraih hasil yang lebih baik. Ia berjanji akan memetik pelajaran berharga dari MotoGP Italia 2019 untuk seri berikutnya di Catalunya.

“Kami sangat kecewa. Sejak awal kami tahu pekan ini akan sulit, tetapi sempat berharap mendapat hasil bagus mengingat ini adalah balapan kandang buat kami. Kredit tersendiri harus diberikan buat Maverick. Startnya jauh dari ideal, tetapi dia bisa bertarung hingga finis keenam. Itu adalah yang terbaik yang bisa dilakukannya, melihat laju motornya saat balapan,” tutur Massimo Meregalli, dikutip dari laman resmi Yamaha, Selasa (4/6/2019).

“Valentino mengalami mimpi buruk. Sulit untuk memulai dari posisi 18, tetapi insiden di trek mengakhiri balapannya. Secara umum, ini adalah balapan yang harus dilupakan untuknya. Kami akan memetik pelajaran dari sini dan mencari solusi untuk seri berikutnya di Catalunya,” imbuh pria berusia 66 tahun itu.

(Fetra Hariandja)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya