MONACO – Pembalap Tim Scuderia Ferrari, Charles Leclerc, mengaku geram dengan kecerobohan yang dilakukan Ferrari di kualifikasi F1 GP Monaco 2019. Aksi blunder yang dilakukan Ferrari pun membuat Leclerc harus puas start dari posisi ke-17 di balapan kandangnya.
Leclerc itu harus tersingkir lebih cepat di kualifikasi pertama setelah para pembalap lain melakukan perbaikan catatan waktu. Sementara Leclerc tidak bisa berbuat apa-apa karena Ferrari memutuskan tidak menurunkan Leclerc di paruh akhir kualifikasi pertama.
Alhasil karena kecerobohan tersebut, langkah Leclerc terhenti di kualifikasi pertama dan tak bisa melanjutkan ke kualifikasi kedua. Pembalap berpapsor Monaco itu pun kesal karena tidak ada kejelasan dari pihak timnya mengenai permasalahan tersebut.
Baca juga F1 Adakan Mengheningkan Cipta bagi Niki Lauda Jelang GP Monaco 2019
“Saya bertanya kepada mereka, apakah kami aman, mereka bilang 'ya'. Lalu saya bertanya apakah kita perlu keluar (ke lintasan) lagi? Tetapi tidak ada jawaban yang memuaskan. Saya tidak mendapat penjelasan yang detail. Ini sangat sulit diterima,” ungkap Leclerc, mengutip dari Motorsport, Minggu (26/5/2019).
“Sebenarnya kami punya cukup banyak waktu untuk kembali turun ke trek. Jadi panggilan ke jembatan timbang bukan masalahnya. Kami masih punya bahan bakar yang cukup untuk kembali ke trek dan hanya perlu mengganti ban. Saya meminta jawaban, karena untuk sekarang saya tidak tahu,” tambahnya.
Sementara itu rekan Leclerc yakni Sebastian Vettel selamat dari masalah miss komunikasi tersebut. Vettel pun berhasil melaju hingga kualifikasi tiga dan menempati posisi start keempat.
(Bagas Abdiel)