“Kami kehilangan seorang teman dan seseorang yang punya hubungan spesial. Dia juga seorang penggemar dari olahraga ini, dan kami merasa terhormat beberapa kali mendapat kunjungan darinya,” tutur Carmelo Ezpeleta, mengutip dari Crash, Rabu (22/5/2019).
“Saya mengucapkan belasungkawa mendalam kepada keluarga dan anak-anaknya. Doa dari saya dan segenap keluarga MotoGP bersama kalian semua,” imbuh pria berusia 73 tahun tersebut.
Pihak keluarga tidak mau mengungkap penyebab meninggalnya Niki Lauda kepada publik. Namun, mantan pembalap Scuderia Ferrari itu diketahui bermasalah dengan paru-parunya sejak mengalami kecelakaan hebat di Grand Prix Jerman 1976 yang juga membuatnya mengalami luka bakar permanen.
(Fetra Hariandja)