Meski begitu, Crutchlow harus mengakui keunggulan pembalap tim satelit Yamaha yakni Fabio Quartararo. Pembalap Tim Petronas Yamaha SRT itu mencatatkan waktu 1 menit 36,379 detik. Crutchlow pun mengakui kecepatan Quartararo yang lebih baik pada tes pascabalap kali ini.
“Secara keseluruhan, kecepatannya bagus. Saya merasa cepat pada tes pascabalap, tetapi Quartararo (yang meraih pole position) lebih cepat. Dia juga 12 tahun lebih muda dari saya,” tambah rekan setim Takaaki Nakagami tersebut.
Sementara itu pada balapan sebelumnya, Crutchlow gagal mencatatkan posisi terbaik. Start dari posisi keenam, pembalap berusia 32 tahun itu turun dua posisi dan menyelesaikan balapan di tempat kedelapan.
(Bagas Abdiel)