“Hari ini seperti kemarin, pertandingan yang sangat sulit dan saya tahu bakat muda Feixiang. Bagi saya, saya harus memusatkan pola pikir saya pada cara bermain,” ungkap Jonatan, mengutip dari laman resmi turnamen Selandia Baru Open, Sabtu (4/5/2019).
“Saya mencoba menyerang lebih dulu dan kemudian melihat keadaan di lapangan. Terbukti dia lebih sulit (ditaklukkan), jadi saya perlu membawa lebih dari sekadar serangan,” tambah pemain berusia 21 tahun tersebut.
Pada babak semifinal, Jonatan akan bertemu Kanta Tsunyema asal Jepang. Jika Jonatan lolos ke final, ia berpeluang untuk mengulangi laga puncak tahun lalu ketika Jonatan bertemu dengan Lin Dan. Pasalnya pada semifinal lainnya, Lin Dan akan melawan Ng Ka Long Angus asal Hong Kong untuk memperebutkan satu tiket ke final.
(Bagas Abdiel)