Verstappen pun mengaku sangat kecewa dengan diberlakukannya Virtual Safety Car ketika balapan F1 GP Azerbaijan hanya menyisahkan beberapa lap lagi. Sebab hal tersebut membuat usahanya merebut posisi Vettel akhirnya sia-sia.
“Saya memangkas sekitar tujuh atau delapan detik di stint itu, tetapi begitu ada Virtual Safety Car, saya kehilangan banyak suhu. Sepertinya mobil kami lebih sensitif, atau kami memang belum bisa mengatasi masalah ban, saya tidak tahu,” jelas Verstappen, seperti dikutip dari Motorsport, Selasa (30/4/2019).
“Setelah itu semuanya menjadi lebih sulit, saya jadi lebih sering tergelincir. Di trek seperti ini, jika Anda kehilangan grip, maka Anda tidak bisa mengambil risiko di tikungan, dan itu yang membuat kita kehilangan waktu,” tuntas pembalap berkebangsaan Belanda tersebut.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)