FAENZA – CEO Aprilia Gresini, Massimo Rivola, mengaku tak percaya bila alasan Ducati menggunakan winglet hanya untuk sekadar mendinginkan ban saja. Pasalnya Rivola yakin efek dari winglet juga memberikan downforce terhadap laju motor dan itu bisa dikatakan ilegal dalam dunia MotoGP.
Karenanya saat mengetahui dua pembalap Mission Winnow Ducati, yakni Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci, serta satu rider satelitnya, Jack Miller, menggunakan winglet tersebut, Rivola pun langsung melaporkannya ke pihak MotoGP. Sebagai mantan petinggi Tim Scuderia Ferrari di ajang Formula One (F1), Rivola tahu apa kegunaan winglet.
Baca Juga: Pensiun atau Tidaknya Rossi Tergantung Performa YZR-M1
Jadi Rivola tak percaya alasan Ducati yang mengatakan winglet di Desmosedici hanya untuk mendinginkan ban. Aprilia pun sebenarnya sempat ingin menggunakan winglet yang serupa namun saat itu mereka telah ditolak oleh Direktur Teknis MotoGP. Jadi mereka pun tak meneruskan. Namun ketika balapan Rivola langsung kaget karena Ducati justru dibolehkan begitu saja.
“Saya pikir Ducati seharusnya tidak menggunakan tambahan itu (winglet). Bahkan jika mereka percaya itu hanya untuk mendinginkan ban, maka saya yang justru tidak percaya. Komponen yang menciptakan downforce itu melanggar aturan dan tidak diperbolehkan, kecuali semua tim menggunakannnya,” ujar Rivola, dikutip dari Speedweek, Kamis (21/3/2019).
“Teknisi kami telah menemukan dalam tes bahwa penambahan winglet bisa menghasilkan downforce. Saya sendiri heran Ducati tidak tahu adanya hal tersebut (winglet) bisa memberikan efek aerodinamis,” tambahnya.
Saat ini Ducati memang sudah dilaporkan oleh empat tim terkait penggunaan winglet di motor Desmosedici GP 19 itu. Empat tim tersebut adalah Aprilia, KTM, Suzuki, dan Honda. Keputusan ilegal atau tidaknya pun bakal diputuskan sebelum MotoGP Argentina 2019 dihelat.
(Rivan Nasri Rachman)