Respons negatif FIM tersebut pun membuat Brivio merasa sangat gusar. Padahal Brivio memiliki cukup bukti bahwa komponen yang digunakan tersebut adalah ilegal, karena telah melanggar kesepakatan seluruh tim sebelum MotoGP 2019 berlangsung.
“Tahun lalu, semua tim menyepakati aturan pembatasan biaya pengembangan aerodinamika. Keputusannya, yang akhirnya menjadi regulasi baru,” ucap Brivio, seperti dikutip dari GP-Paddock, Senin (18/3/2019).
“Adalah setiap pabrikan harus mengajukan satu set perangkat aerodinamka sebelum musim dimulai. dengan satu update yang diperbolehkan dalam semusim. Dinyatakan pula motor tak boleh dapat perangkat tambahan yang bisa menghasilkan downforce,” tutupnya.
(Fetra Hariandja)