“Saya bisa mengontrol di game pertama, tapi di game kedua kecepatan saya menurun. Lawan pun mengubah strategi. Di interval game kedua, saya terburu-buru ingin menyamakan poin, ini jadi bumerang buat saya. Lawan fokus, saya malah buru-buru," ungkap Tommy, seperti yang diwartakan laman resmi PBSI, Sabtu (9/3/2019).
“Di game ketiga, lawan sudah percaya diri karena unggul beberapa poin, saya coba terus untuk tambah poin, tapi lawan sudah lebih banyak poinnya, ini yang lebih menyulitkan buat saya. Soal stamina, jujur memang sangat melelahkan. Tapi memang perjalanan saya seperti ini, recovery-nya kurang cepat," tutupnya.
(Andika Pratama)