MADRID – Pembalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo, berharap Marc Marquez tidak menjadi rekan setim yang lebih menyulitkan ketimbang Valentino Rossi. Meski begitu, ia yakin The Baby Alien akan memberikan persaingan yang sulit sebagai rekan setim.
Perlu diketahui, dunia balap mengenal ujar-ujar bahwa musuh pertama yang harus dikalahkan adalah rekan setim. Tidak jarang, konflik antara dua pembalap dalam satu tim terjadi. Jorge Lorenzo memang dikenal sebagai pembalap yang sering bermasalah dengan rekan setimnya.
Sejak naik kelas ke MotoGP, Lorenzo sudah terlibat konflik langsung dengan Valentino Rossi di Yamaha, dan Andrea Dovizioso di Ducati. Bara perseteruan dianggap bakal berlanjut di Repsol Honda karena keberadaan Marc Marquez yang sering dinilai sebagai anak emas tim asal Jepang tersebut.
(Baca juga: Lorenzo Sebut Honda Punya Potensi yang Amat Besar)
“Sebagian besar pembalap punya dua kepribadian, satu yang ditunjukkan di atas trek, satu lagi di luar lintasan, dengan teman-teman dan keluarganya. Mereka yang tidak pernah ambil bagian dalam kompetisi tidak akan memahami dengan hanya melihat dari luar,” tutur Jorge Lorenzo dalam konferensi pers di Madrid, mengutip dari Tuttomotoriweb, Jumat (1/3/2019).
“Saya berharap Marc tidak lebih menyulitkan daripada Rossi sebagai rekan setim. Tentu saja melawan Marc akan lebih sulit karena dia cepat, agresif, sangat lapar, dan baru berusia 26 tahun. Dia adalah seorang juara dunia dan tahu motor lebih baik dari saya,” imbuh pembalap berusia 31 tahun itu.
Sejauh ini hubungan antara Jorge Lorenzo dan Marc Marquez masih baik-baik saja. Kedua pembalap sama-sama mengungkapkan harapan untuk dapat bekerja sama membawa Repsol Honda mempertahankan gelar juara dunia kategori konstruktor di MotoGP 2019.
(Fetra Hariandja)