HAMAMATSU – Test rider Suzuki Esctar, Sylvain Guintoli, buka suara soal penampilan Joan Mir di tes pramusim MotoGP 2019 yang digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia, pekan lalu. Menurut Guintoli, hasil kurang apik yang diraih Mir kala itu tak seharusnya dipermasalahkan.
Di tes tersebut, Mir memang tak mampu berbicara banyak. Pembalap asal Spanyol itu hanya bisa bertengger di posisi ke-15 pada hasil keseluruhan tes pramusim MotoGP Malaysia 2018. Jika dibandingkan dengan hasil yang diraih pembalap rookie lainnya, hasil yang diraih Mir terbilang kurang apik. Sebab, ia terpaut begitu jauh dengan rider anyar Pramac Ducati, Francesco Bagnaia, yang berhasil bertengger di tempat kedua.
Melihat kondisi ini, Guintoli pun memberi pembelaan. Menurutnya, hasil di tes pramusim tak bisa dijadikan patokan karena kondisi saat tes yang berubah-ubah. Karena itu, Guintoli pun tetap menyambut positif hasil yang diraih Mir kala itu.
BACA JUGA: Guintoli: Rins Pembalap yang Sangat Kompeten
Apalagi, jika dibandingkan dengan pembalap debutan lainnya, hasil yang diraih Mir tak begitu buruk. Namanya berada di urutan kedua. Di bawahnya, ada dua pembalap rookie lain, yakni rider anyar Tim Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo (ke-16) dan pembalap debutan Tech 3 KTM, Miguel Oliveira (ke-19).
"Anda harus sangat berhati-hati dalam menganalisis waktu. Kondisi cuaca sangat bervariasi dan kondisi lintasan tidak selalu sama saat kami melaju. Beberapa pembalap membuat putaran tercepat mereka di 1 menit 59 detik pada sore hari. Jadi, Anda harus mengambil langkah mundur karena ini adalah momen terpanas," ujar Guintoli, sebagaimana dikutip dari Paddock GP, Senn (11/2/2019).
(Djanti Virantika)