LESMO – Pembalap Tim Yamaha Factory Racing, Valentino Rossi, terkenal sangat cepat. Saking cepatnya ia pernah keluar sebagai tujuh kali juara dunia MotoGP, serta masing-masing satu kali meraih gelar kelas 250cc dan 125cc. Kecepatannya dalam mengendarai sang kuda besi memang sudah tak perlu diragukan kembali.
Akan tetapi, meski Rossi sangat cepat di lintasan balap, ternyata dirinya dulu terkenal sering terlambat ketika datang ke sekolah. Saking seringnya terlambat, Rossi sampai harus memikirkan alasan yang banyak untuk bisa berdalih apabila ditanyakan gurunya saat di sekolah ketika terlambat masuk.
Baca Juga: Rossi Tak Sabar Pamerkan Motor Baru Yamaha di Jakarta
“Pada saat saya berusia 15 tahun, saya tergila-gila dengan Apecar (kendaraan roda tiga). Saya biasa naik Apecar ke sekolah, karena bila naik skuter saya kedinginan di musim dingin. Pada saat itu, saya dikenal sering sekali terlamabat,” kata Rossi, mengutip dari Raiplay, Selasa (29/1/2019).
“Karena sering terlambat tersebut, saya pun harus cari-car alasan (mengapa bisa telat), mengingat para guru pada saat itu suka sekali mengincar murid-murid yang suka datang kesiangan,” tambah rekan setim Maverick Vinales itu.
Rossi kecil juga ternyata pernah dihina karena memiliki impian menjadi pembalap oleh salah satu guru seni sejarahnya di sekolah. Menurut guru tersebut, Rossi takkan bisa menjadi kaya bila hanya fokus menjadi pembalap saja. Namun, perkataan guru tersebut pun terbantahkan. Rossi mampu menjadi seseorang yang sukses lantaran menjadi pembalap.
(Fetra Hariandja)