VERONA – Pembalap anyar Repsol Honda, Jorge Lorenzo, belum lama ini mengalami kecelakaan saat sedang berlatih. Karena hal tersebut, Lorenzo pun segera dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan, hingga kemudian dioperasi. Sayangnya, hasil operasi menunjukkan Lorenzo tidak dalam kondisi yang baik. Ia pun terpaksa harus absen di tes pramusim pertama MotoGP 2019.
Tes pramusim pertama MotoGP 2019 akan dilakukan di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 6-8 Februari. Karena pihak Repsol Honda dan tim dokter tidak ingin mangambil risiko, maka mereka memutuskan untuk tidak memasukkan nama Lorenzo pada tes pramusim tersebut. Hal itu juga sudah disetujui oleh Lorenzo.
(Baca juga: Tentang Rivalitasnya dengan Lorenzo Musim Lalu, Dovizioso: Saya Rasa Itu Wajar)
Hasil operasi membuat Lorenzo harus tinggal di rumah sakit selama 24 jam untuk pengamatan lebih lanjut. Setelah itu, pembalap berjuluk X-Fuera tersebut harus beristirahat selama empat hari untuk memulihkan diri setelah menjalani operasi. Kemudian, barulah Lorenzo bisa memulai sesi fisioterapi.
“Jorge Lorenzo menderita patah tulang di bagian skafoid kiri saat latihan. Pembalap asal Majorca itu kemudian menjalani operasi yang berhasil untuk memperbaiki bagian yang patah. Lorenzo memilih untuk menjalani operasi pada cederanya, sekrup titanium dimasukkan melalui teknik invasif minimal,” tulis laman resmi Repsol Honda, Rabu (23/1/2019).
“Karena cederanya, Jorge Lorenzo dan Tim Repsol Honda telah memutuskan kalau si pembalap akan melewatkan Tes Sepang untuk fokus sepenuhnya pada pemulihannya. Tujuannya adalah untuk kembali bugar sepenuhnya saat Tes Qatar, 23-25 Februari,” lanjut mereka.
(Fetra Hariandja)