Selain itu, kesulitan lain yang biasa dialami Pedrosa ialah Cedera. Pedrosa memang akrab dengan cedera dan itu salah satu penyebab dirinya gagal menjadi juara dunia MotoGP.
“Di MotoGP saya berusaha selalu mengatasi semua hal negatif yang mengelilingi kondisi saya, atau kejuaraan. Motornya, peraturannya, motornya dan bannya berubah. Ada banyak poin sulit; cedera, dan lebih banyak cedera. Ini adalah sesuatu yang setiap orang dapat hadapi dalam hidupnya di situasi tertentu,” ungkap Pedrosa, seperti yang diwartakan Crash, Senin (14/1/2019).
Meskipun begitu, Pedrosa tetaplah salah satu pembalap berbakat yang pernah melaju di lintasan. Oleh sebab itu, dia pun menerima predikat legenda hidup MotoGP oleh Dorna Sport (penyelenggara MotoGP) di akhir musim lalu. Predikat itu pantas dimiliki Pedrosa, yang telah berkontribusi besar untuk dunia balap dalam 18 tahun terakhir.
(Andika Pratama)