CALIFORNIA – Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez, menyandang status sebagai kampiun di ajang MotoGP 2018. Tetapi, di balik kesuksesannya tersebut, risiko besar diambil oleh Marquez karena dirinya ditetapkan menjadi pembalap yang paling sering terjatuh pada musim lalu. Melihat kondisi ini, legenda balap MotoGP, Wayne Rainey, pun buka suara. Menurutnya, Marquez tak perlu terlalu ngotot saat membalap hingga mengambil risiko besar hanya demi juara.
Rainey menilai Marquez tak seharusnya melakukan hal tersebut hanya untuk menjadi yang tercepat di setiap balapan. Sebab, risiko besar menghantui The Baby Alien –julukan Marquez– dari tindakannya tersebut. Marquez bisa saja mengalami cedera yang serius saat terjatuh sehingga mengancam kariernya di MotoGP.
Karena itu, Rainey menganggap aksi yang dilakukan Marquez tak masuk akal. Dia berharap Marquez bisa berpikir ulang soal tindakannya tersebut agar keselamatannya bisa lebih terjaga.
BACA JUGA: Legenda MotoGP Tercengang Lihat Aksi Penyelamatan Marquez
“Seperti yang saya katakan, sebagai juara dunia, Anda adalah yang terbaik. Andalah yang diburu semua orang. Dengan mengambil risiko ini, dia menunjukkan kepada orang lain bahwa dia tidak takut. Tetapi, saya tidak yakin strategi ini adalah yang paling cerdas. Secara pribadi, saya pikir tidak perlu terlalu sering melewati batas sehingga jatuh 23 kali dalam setahun. Itu tidak masuk akal bagi saya,” ujar Rainey, sebagaimana dikutip dari Paddock GP, Senin (7/1/2019).
“Saya pikir dia perlu memperbaiki itu. Karena jika dia masih melakukan banyak kesalahan, dia tidak akan bangun dengan cepat lagi. Saya pikir dia sangat baik sehingga tidak harus berkendara seperti itu. Dia tidak harus mengambil risiko itu. Saya tidak berpikir itu perlu, terutama ketika Anda juara dunia. Saya berharap bahwa dengan pengalamannya, ia akan menemukan suatu hari nanti,” tukasnya.
(Ramdani Bur)