BOLOGNA – Pembalap Tim Ducati Corse, Jorge Lorenzo, mengomentari penampilan rider Tim Repsol Honda, Marc Marquez, di MotoGP San Marino 2018. Menurut Lorenzo, Marquez sudah menyadari sejak balapan dimulai bahwa dirinya tidak akan bisa memenangi balapan yang digelar di Sirkuit Misano, San Marino, Italia, tersebut.
Hal ini terjadi lantaran performa apik ditunjukkan rekan setim Lorenzo, Andrea Dovizioso, pada seri ke-13 MotoGP 2018 tersebut. Karena itu, Marquez pun mengubah targetnya dengan mengincar podium dua atau tiga.
Usaha keras ditunjukkannya untuk merealisasikan harapannya tersebut. Marquez terus berusaha merebut posisi kedua yang tengah ditempati Lorenzo saat itu. Melihat persaingan yang ketat dari Marquez, X-Fuera –julukan Lorenzo– pun berusaha keras untuk mempertahankan posisinya. Sayang, kendala yang dialaminya pada ban telah membuatnya melakukan kesalahan sehingga Marquez pun bisa finis tepat di belakang Dovizioso.
BACA JUGA: Pirro Yakin Lorenzo Bakal Jadi Musuh Terberat Ducati di MotoGP 2019
"Marc (Marquez) tahu dia tidak bisa memenangkan balapan di Misano. Itu sebabnya, dia berkonsentrasi pada pengereman akhir untuk mempertahankan posisinya. Dia mengerem sangat keras dan memperlambat laju motor di puncak tikungan. Itulah tujuannya,” ujar Lorenzo, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Senin (17/9/2018).
“Tapi, kecelakaan itu salah saya. Seandainya saya setengah detik lebih cepat, saya tidak harus bersaing dengan Marc (Marquez), tetapi Dovizioso. Kami harus melakukan yang lebih baik di balapan selanjutnya,” tukasnya.
(Djanti Virantika)