JAKARTA - Atlet taekwondo Indonesia, Defia Rosmaniar, telah mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali emas pertama di Asian Games 2018, pada nomor poomsae tunggal putri. Dalam perjalanannya meraih prestasi tertinggi itu, Defia mengaku telah melalui banyak hal.
Sebagaimana diketahui, Defia harus berusaha keras untuk menaklukkan atlet Iran yakni Salashouri Marjan terlebih dahulu sebelum mendapatkan medali emas Asian Games 2018. Patut disyukuri, Defia mampu membukukan skor sebesar 8.760, unggul 400 poin atas Salashouri sehingga dapat mencetak sejarah di Asian Games 2018.
BACA JUGA: Profil Defia Rosmaniar, Peraih Medali Emas Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2018
Akan tetapi, perjuangan Defia sejatinya dimulai jauh sebelum itu. Defia mengaku telah menghabiskan waktu selama lima bulan untuk melakukan Training Camp (TC) ke Korea.