JAKARTA – Pelari putri jarak jauh andalan Indonesia, Triyaningsih, dipastikan akan berlaga pada ajang Asian Games 2018 yang dihelat di Jakarta dan Palembang. Kompetisi olahraga multievent terbesar se-Asia itu akan menjadi ajang pembalasan bagi adik dari mantan pelari andalan Indonesia dulu, Ruwiyati. Pasalnya, di Asian Games 2014 Triyaningsih absen untuk membela Indonesia.
Ya, di Asian Games 2014 Triyaningsih tidak ikut serta lantaran mengalami cedera. Tak ayal pada gelaran Asian Games tahun ini, Triyaningsih akan tampil total. Terlebih lagi, ia akan tampil dihadapan publik sendiri.
Baca Juga: Dini Mitasari, Atlet Sepak Takraw Andalan Indonesia di Asian Games 2018
Inilah Triyaningsih,Ratu Lari Jarak Jauh Asia Tenggara.Julukan yg disandang Triyaningsih,karena total mengoleksi 11 emas SEA Games,6 di antaranya diraih dr nomor 10.000 meter.
.
Simak kisah lengkap perjalanan kariernya di link ini.-INhttps://t.co/6Xhoe48Sgc#AyoIndonesia pic.twitter.com/wcYRt2Lx7K— Imam Nahrawi (@imam_nahrawi) August 8, 2018
Triyaningsih memang dikenal sebagai ratu lari jarak jauh andalan Indonesia. Ia mampu menyumbangkan banyak medali di nomor 5.000 meter dan 10.000 meter, serta dalam lari marathon (42,195 kilometer) di SEA Games. Tercatat, hingga sampai saat ini Triyaningsih sudah menorehkan empat medali emas di nomor 5.000 meter dan enam medali emas pada nomor 10.000 meter dari tujuh ajang SEA Games yang diikutinya.
Sungguh pencapaian yang luar biasa memang. Akan tetapi, untuk ajang Asian Games sendiri Triyaningsih belum sama sekali menyumbangkan medali. Kala mengikuti Asian Games 2010 yang berlangsung di Guangzhou, China, Triyaningsih pun tak mampu memberikan medali untuk Indonesia.
Prestasi Triyaningsih di cabang atletik:
Medali emas SEA GAMES 2007 nomor 5000 meter dan 10.000
Medali emas SEA GAMES 2009 nomor 5000 meter dan 10.000
Medali emas SEA GAMES 2011 nomor 5000 meter, 10.000 meter, dan maraton
Medali emas SEA GAMES 2013 nomor 10.000 meter
Medali emas SEA GAMES 2015 nomor 5.000 meter dan 10.000 meter
Medali emas SEA GAMES 2017 nomor 10.000 meter dan perunggu nomor 5.000 meter
(Rivan Nasri Rachman)