Lorenzo Curhat Masa Kelamnya dengan Ducati

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis
Rabu 11 April 2018 16:50 WIB
Jorge Lorenzo (Foto:AFP)
Share :

SANTIAGO DEL ESTERO – Pembalap Ducati Corse, Jorge Lorenzo, telah berbicara tentang kesulitannya dengan tim. Selain itu mantan pembalap Movistar Yamaha ini juga menceritakan hubungannya dengan Andrea Dovizioso dan perpanjangan kontrak dengan Ducati.

Balapan di Argentina telah menjadi bukti kekalahan keduanya pada MotoGP musim 2018. Pembalap berjuluk X-Fuera ini juga dinilai masih belum memiliki perasaan yang baik dengan Desmosedici GP-18 yang menjadi kuda besi utamanya tahun ini.

Oleh sebab itu, Lorenzo diprediksi tengah menunggu pembaruan aerodinamis yang dilakukan Ducati. Diprediksi pekerjaan tersebut akan rampung pada akhir pekan menjelang balapan di Sirkuit Asutin, Amerika Serikat.

“Ducati telah membawa saya untuk memenangkan kejuaraan, namun hal ini tentu tidak mudah. Tim ini hanya meraih kejuaraan bersama Casey Stoner, jadi Anda tidak pernah bisa yakin bahwa Anda berjuang untuk meraih gelar juara,” tutur Lorenzo, sebagaimana diberitakan Tuttomotoriweb, Rabu (11/4/2018).

“Jika tim anda mengalahkan Anda, Anda tidak memiliki alasan. Bahkan jika saya bisa memilikinya. Saya sudah berada di Ducati selama satu tahun, sementara Stoner sudah ada bersama tim sejak enam tahun. Jelas ia lebih cepat dari saya dan saya harus belajat darinya untuk mencapainya dalam hal kinerja,” sambungnya.

“Nilai saya bersama Ducati akan selalu tinggi, karena semua orang tahu akan kemampuan saya. Ini tentang membuat perbedaan dan dalam jaringan ini hanya ada dua pembalap yang membuat perbedaan, Marquez dan saya,” lanjutnya.

Baca Juga:

(Crutchlow Sebut Motor Anyar Honda Miliki Risiko Lebih Sedikit)

Ketika ditanya mengenai harapan jangka panjangnya dengan Ducati, Lorenzo mengaku ingin berupaya keras mencapai tujuan sesuai dengan apa yang ditargetkan tim. Ia mengaku akan terus berupaya memahami kuda besinya hingga semua harapannya bersama tim dapat terpenuhi.

“Saya ingin mengakhiri karier saya di Ducati dan mencapai tujuan mereka. Jika saya tidak berhasil, saya akan mempertimbangkan fakta bahwa karier saya tidak akan lengkap. Pembalap selalu dapat mengubah tim. Tidak ada yang pernah tahu mengenai hal itu. Namun, Ducati adalah proyek yang harus diikuti untuk jangka waktu yang panjang,” tuntasnya.

(Leonardus Selwyn)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya